Cyber ​​Hygiene Framework

Platform web untuk mengukur dan meningkatkan cyber hygiene guru SMK berbasis integrasi lima kerangka kerja internasional.

Frameworks

Cyber Hygiene

platform web untuk mengukur dan meningkatkan perilaku keamanan siber guru SMK. Situs ini menyajikan instrumen asesmen, dashboard hasil, dan panduan praktis yang disusun dari pemetaan lima kerangka kerja internasional (K12 SIX, NIST CSF 2.0, ISO/IEC 27001:2022, CIS Controls v8, dan Cyber-Hygiene Framework for SMEs). Web ini ditujukan bagi sekolah, peneliti, dan pengambil kebijakan untuk memantau tingkat cyber hygiene, merancang intervensi, dan memperkuat tata kelola keamanan informasi di ekosistem pendidikan kejuruan.


Dimensi Penilaian Cyber hygiene

Manajemen Identitas & Kredensial

Mengukur kebiasaan Anda saat memakai akun sekolah, LMS, email, dan aplikasi nilai. Fokus pada kekuatan dan keunikan kata sandi, penggunaan keamanan dua langkah, serta kebiasaan logout dan meninjau perangkat/sesi. Relevan untuk mencegah pembajakan akun dan penyalahgunaan akses.

Keamanan Perangkat & Pembaruan

Menilai cara Anda menjaga laptop/PC dan ponsel kerja tetap aman melalui pembaruan sistem/aplikasi, antivirus aktif, dan penguncian layar. Relevan untuk mengurangi risiko malware dan kerentanan saat mengajar maupun mengelola administrasi.

Keamanan Data & Privasi

Menilai kepedulian Anda terhadap kerahasiaan data siswa (nilai, presensi, biodata) melalui pembatasan berbagi, penyimpanan terenkripsi, dan penghapusan arsip yang tidak diperlukan. Relevan untuk mencegah kebocoran data dan memenuhi etika/aturan sekolah.

Kesadaran Serangan Siber

Mengukur kewaspadaan Anda terhadap email/tautan mencurigakan, kebiasaan login yang aman, dan verifikasi permintaan informasi sensitif. Relevan untuk mencegah phishing, penipuan, dan pencurian kredensial dalam aktivitas mengajar daring maupun komunikasi sekolah.

Manajemen Jaringan & Akses

Menilai pilihan jaringan yang Anda gunakan (Wi-Fi sekolah, hotspot aman), penggunaan VPN saat akses jarak jauh, serta pengaturan berbagi pada jaringan umum. Relevan untuk melindungi koneksi pembelajaran dari penyusupan dan akses tak berwenang

Respons & Pelaporan Insiden

Mengukur kesiapan Anda mengenali tanda insiden (login asing, pop-up, file berubah), melakukan tindakan awal (memutus koneksi, ganti sandi), dan melapor sesuai prosedur. Relevan untuk mempercepat penanganan masalah keamanan di lingkungan sekolah.

Perilaku Profesional Digital

Menilai kepatuhan etika dalam penggunaan materi berlisensi, pemisahan akun/pranala pribadi dan kerja, pengaturan hak akses dokumen, serta kurasi pengaya platform pembelajaran. Relevan untuk menjaga integritas profesional dan keamanan kolaborasi kelas.

Mengukur Perilaku Keamanan Siber Guru SMK di Jawa Barat

Penelitian ini bertujuan mengukur kesadaran, perilaku, dan kepatuhan Guru SMK terhadap keamanan siber berdasarkan Cyber Hygiene Framework.
Peneliti Purnomo Sidiq, M.Kom
Afiliasi Mahasiswa Pascasarjana, Program Doktor Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Indonesia
Deskripsi Singkat
Instrumen menilai kebiasaan keamanan digital Guru SMK melalui 7 dimensi, 21 indikator, dan 42 pernyataan. Waktu pengisian sekitar 7–9 menit. Jawablah sesuai frekuensi perilaku Anda dalam 3 bulan terakhir.

Tujuan Penelitian

  1. Mengukur tingkat cyber hygiene Guru SMK pada tujuh dimensi: identitas & kredensial, perangkat & pembaruan, data & privasi, kesadaran serangan siber, jaringan & akses, respons insiden, dan perilaku profesional digital.
  2. Mengidentifikasi indikator dan perilaku yang paling lemah/kuat pada tiap dimensi untuk dasar perbaikan kebijakan sekolah.
  3. Membandingkan skor antar kelompok Guru SMK (mis. program keahlian, masa kerja, pelatihan TIK) guna memetakan kebutuhan intervensi yang tepat.
  4. Memvalidasi instrumen 42 butir (validitas isi dan reliabilitas internal) sebagai alat ukur praktis di lingkungan SMK.
  5. Menyusun rekomendasi peningkatan keamanan siber berbasis temuan lapangan (edukasi, prosedur, dukungan teknis).

Kriteria Responden
Guru SMK aktif di wilayah Jawa Barat yang menggunakan akun/perangkat digital dalam kegiatan mengajar.

Kerahasiaan & Etika
Partisipasi bersifat sukarela. Seluruh jawaban anonim dan hanya digunakan untuk kepentingan akademik. Responden bebas menghentikan pengisian kapan pun tanpa konsekuensi.

Petunjuk Pengisian
Gunakan skala 1–4 untuk setiap pernyataan (frekuensi):
1 = Tidak Pernah, 2 = Jarang, 3 = Sering, 4 = Selalu.
Isi dengan jujur sesuai pengalaman 3 bulan terakhir.

Persetujuan Partisipasi
Dengan menekan “Berikutnya” dan mengisi kuesioner ini, saya menyatakan telah membaca informasi di atas dan bersedia berpartisipasi.


Mengukur Perilaku Keamanan Siber Guru SMK di Jawa Barat
Step 1 of 9
Identitas Responden
Boleh tidak di isi (optional)
Boleh tidak di isi (optional)
Usia
Jenis Kelamin
Tingkat Pendidikan
Lama Mengajar
Frekuensi Penggunaan Teknologi dalam Mengajar
Sumber Informasi Keamanan Siber
Pernah Mengikuti Pelatihan Keamanan Siber?
Pernah Mengalami Ancaman Siber?
Apakah Anda Mengetahui Perilaku Keamanan Guru Cyber Hygiene